banner 728x250

Festival Seni Sunda SSI di Pasar Anyar Gajrug Berlangsung Meriah dan Lancar

banner 120x600
banner 468x60

Lebak,Lintasbatas.co   — Seni Sunda Institute (SSI) menggelar Festival 7 Kecamatan yang dipusatkan di kawasan Pasar Anyar Gajrug, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar, aman, dan meriah, serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta dan masyarakat yang hadir.com 30 Agustus 2026

Festival ini diikuti sekitar 50 padepokan dari berbagai kecamatan. Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah Padepokan Sinar Mulya, yang beralamat di Kampung Cibatu dan mewakili Desa Pasirerurih, Kecamatan Muncang.

banner 325x300

Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Festival tersebut menjadi ajang untuk menampilkan sekaligus mengembangkan potensi seni dan budaya, khususnya pencak silat dan debus, yang berkembang di berbagai padepokan.

Dari perwakilan Kecamatan Muncang, terdapat tiga desa yang berhasil lolos dan mendapatkan penghargaan, di antaranya Desa Pasir Nangka dan Desa Pasirerurih, dengan padepokan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan seni budaya pencak silat dan debus.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah juri yang memiliki pengalaman di bidang seni dan budaya. Salah satunya Pendiri SSI, H. Rudi, serta Abah Yudira, yang dipercaya sebagai juri internasional dan hadir dari wilayah Garut dan Bandung.

Dalam pesannya kepada para peserta, H. Rudi mengingatkan agar para peserta tidak mudah patah semangat dan terus berlatih serta belajar.

“Bagi yang belum meraih juara, kalian bukan berarti kalah. Kalian tetap hebat dan semuanya adalah juara. Festival ini merupakan ajang untuk mencari bakat. Semua peserta memiliki bakat dan potensi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya festival tersebut karena menjadi sarana silaturahmi antarpaguron serta membuka kesempatan bagi para pelaku seni untuk saling mengenal dan mengembangkan kemampuan.

“Alhamdulillah, dengan adanya festival ini kita bisa bersilaturahmi dan berkumpul dengan paguron-paguron hebat. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan seni budaya,” lanjutnya.

Festival Seni Sunda Institute tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya Sunda, pencarian bibit-bibit berbakat, serta mempererat silaturahmi antar-padepokan di berbagai wilayah.

M. Fadilah

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *