LEBAK, BANTEN,Lintasbatas//com — Kondisi jalan lintas Kecamatan Bojongmanik menuju Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan warga akibat kerusakan yang dinilai semakin memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses penting penghubung antarwilayah tersebut diharapkan segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari pemerintah serta instansi terkait.
Kerusakan jalan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, akses pendidikan bagi pelajar, hingga distribusi hasil pertanian. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Berdasarkan keluhan masyarakat, sejumlah bagian jalan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan yang tidak rata sehingga menyulitkan kendaraan saat melintas. Kondisi jalan dinilai semakin berisiko ketika hujan turun, terutama apabila lubang tertutup genangan air dan sulit terlihat oleh pengendara.
Warga berharap pemerintah daerah dan dinas yang membidangi infrastruktur jalan segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki karena merupakan akses penting bagi masyarakat. Jangan sampai kerusakan terus dibiarkan hingga menimbulkan kecelakaan atau menghambat aktivitas warga,” demikian aspirasi yang disampaikan dalam keluhan masyarakat.
Selain berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, kerusakan infrastruktur tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Jalan yang layak menjadi kebutuhan utama untuk menunjang mobilitas warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi antara Kecamatan Bojongmanik dan Kecamatan Cirinten.
Masyarakat menilai perbaikan jalan bukan sekadar persoalan kenyamanan berkendara, melainkan juga menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. Oleh karena itu, perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi berwenang dinilai sangat diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
Warga juga berharap adanya kejelasan mengenai rencana dan jadwal perbaikan, sehingga masyarakat tidak terus menghadapi kesulitan saat menggunakan jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal perbaikan jalan lintas Bojongmanik–Cirinten. Konfirmasi lebih lanjut dari instansi berwenang diperlukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi jalan, kewenangan penanganan, serta rencana tindak lanjutnya.
Masyarakat berharap keluhan tersebut dapat menjadi perhatian bersama agar jalan lintas Bojongmanik–Cirinten segera mendapatkan penanganan yang sesuai. Sebagai akses penting bagi kehidupan warga, kondisi jalan yang aman dan layak diharapkan dapat mendukung kelancaran transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong aktivitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Lebak.
(Salim)


















