banner 728x250

FPN RI Kritik Keras Pemprov Banten : Warga Sampai Patungan Bangun Jalan, Bukti Pemerintah Lalai

banner 120x600
banner 468x60

Lebak, Banten.Lintasbatas.com — Minimnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur jalan poros penghubung Desa Majasari – Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, membuat warga setempat terpaksa mengambil langkah mandiri. Jalan yang mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 500 meter itu akhirnya dibangun dengan swadaya masyarakat melalui iuran warga.(28/11/2025.

Kondisi tersebut memantik perhatian Ahmad Hapidz Setiawan, *Wakil Sekretaris Jenderal Forum Pemersatu Nasional Republik Indonesia (FPN RI).* Ia menyayangkan lemahnya respon pemerintah daerah, khususnya pemerintah provinsi Banten, hingga masyarakat harus turun tangan sendiri untuk membangun akses jalan yang menjadi kebutuhan utama aktivitas warga.

banner 325x300

“Sangat disayangkan, pemerintah di Provinsi Banten seakan tutup mata. Masyarakat di Majasari–Sukamaju harus iuran untuk memperbaiki jalan poros desa. Ini bukan kejadian pertama,” tegas Ahmad Hapidz Setiawan.

Ia juga menyoroti kejadian serupa yang terjadi pada bulan yang sama di Kampung Handelem, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, di mana warga kembali melakukan pembangunan swadaya akibat lambannya perhatian pemerintah terhadap kondisi akses jalan.

“Ketika masyarakat harus memperbaiki jalan umum dengan dana iuran, itu berarti ada persoalan serius dalam prioritas pembangunan daerah. Pemerintah harus hadir, bukan hanya menunggu laporan, tetapi memastikan infrastruktur dasar terpenuhi,” lanjutnya.

Warga berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi segera menindaklanjuti kondisi tersebut, agar pembangunan infrastruktur tidak terus-menerus dibebankan kepada masyarakat yang secara ekonomi juga masih terbatas.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait dua kejadian swadaya warga tersebut.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *