banner 728x250

‎Wakapolri dan Kapolda Lampung Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan Tanam Jagung di Lampung Selatan ‎

banner 120x600
banner 468x60

‎Lampung. Selatan – Lintasbatas.com – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bersama Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menghadiri undangan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan Penanaman Jagung Menuju Swasembada Pangan di Lampung Selatan, Selasa (2/12/2025).

‎Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan produksi jagung, komoditas yang menjadi penopang utama industri pangan dan pakan ternak.

‎Pemerintah menargetkan percepatan tanam di sejumlah daerah strategis, termasuk di Lampung Selatan yang memiliki potensi besar sebagai sentra produksi.

‎Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

‎“Lampung memiliki potensi luar biasa. Penanaman jagung ini harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan,” ujar Zulkifli Hasan, Selasa siang.

‎Setibanya di lahan yang telah disiapkan, Menko Pangan bersama Wakapolri dan Kapolda Lampung langsung melakukan penanaman bibit menggunakan alat tanam mekanis.

‎Penanaman dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian tanam jagung skala luas di wilayah tersebut.

‎Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh setiap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

‎“Polri siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah, termasuk menjaga stabilitas keamanan agar proses produksi dan distribusi pangan berjalan lancar,” katanya.

‎Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa kondisi harga jagung saat ini sangat menguntungkan bagi petani.

‎“Harga jagung sekarang sedang bagus. Petani bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 5 juta per bulan jika dikelola dengan baik,” kata Rahmat.

‎Ia juga memastikan bahwa serapan hasil panen jagung di Lampung sangat terjamin karena sebagian besar langsung digunakan untuk kebutuhan pakan ayam oleh industri peternakan.

‎“Serapan jagung di Lampung kuat karena industri pakan ayam kita terus membutuhkan pasokan besar. Jadi petani tidak perlu khawatir hasil panennya tidak terserap,” tambahnya.

‎Pemerintah berharap penanaman jagung di Lampung Selatan dapat menjadi model percepatan tanam bagi daerah lain dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.

‎( Hms / Nasuki)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *