Lebak, Banten.Lintasbatas.com – Jembatan penghubung antara Desa Cirompan dan Desa Sindang Laya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan amblas akibat curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus dalam beberapa hari terakhir.
Danposmil Sobang, Sertu Suni, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Sobang tanpa henti. Derasnya aliran air menyebabkan tanah penyangga jembatan tergerus, sehingga struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya mengalami amblas.
Akibat kejadian ini, akses utama yang menghubungkan kedua desa terputus. Aktivitas masyarakat seperti menuju sekolah, bekerja, serta distribusi hasil pertanian pun terganggu. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh dan dinilai berisiko, terutama saat kondisi cuaca masih buruk.
Salah seorang warga setempat menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat.
“Jembatan ini satu-satunya penghubung cepat antara Desa Cirompan dan Desa Sindang Laya. Jika amblas seperti ini, warga sangat kesulitan,” ujarnya.
Kepala desa cirompan Madsoleh bersama Kepala desa sindangLaya Danposmil Kecamatan Sobang telah meninjau langsung lokasi kejadian dan memasang tanda peringatan guna mencegah warga melintas demi keselamatan. Selain itu, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar segera dilakukan penanganan dan perbaikan.
Hingga saat ini, warga diimbau untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan seperti longsor dan banjir.
(Red)


















