banner 728x250

Diduga Pengolahan Emas Gunakan Sianida Dan Merkuri Kembali Mencuat Di Jasinga, APH Di Minta Segera Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

Bogor, Jawa Barat Lintasbatas.com : Dugaan aktivitas pengolahan emas menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri kembali mencuat. Kali ini, aktivitas tersebut diduga berada di wilayah Kampung Pangradin yang berbatasan dengan Kampung Lebak Huni, Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.15/05/2026.

Berdasarkan hasil investigasi tim awak media di lokasi, ditemukan adanya dugaan aktivitas tong pengolahan emas yang disebut-sebut milik seseorang berinisial SR. Aktivitas tersebut diduga menggunakan bahan kimia beracun yang berpotensi membahayakan lingkungan serta kesehatan masyarakat sekitar.

banner 325x300

Menurut keterangan salah satu warga yang mengaku sebagai Ketua RT aktif di wilayah tersebut, aktivitas pengolahan emas itu telah berlangsung. Ironisnya, RT tersebut juga diduga kerap ikut membantu aktivitas pemilik tong pengolahan emas tersebut.

Saat tim awak media mendatangi lokasi untuk melakukan konfirmasi langsung, pemilik tong pengolahan emas tidak berada di tempat. Awak media kemudian meninggalkan lokasi dan berupaya melakukan konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp.

Namun, bukannya memberikan klarifikasi, nomor wartawan yang melakukan konfirmasi justru diduga diblokir oleh oknum RT tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum setempat, termasuk APH Kecamatan Jasinga, Polres Bogor, hingga Polda Jawa Barat segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas pengolahan emas ilegal yang menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut.

Selain diduga melanggar hukum, penggunaan sianida dan merkuri dalam pengolahan emas juga dinilai dapat mencemari lingkungan, terutama tanah dan aliran air di sekitar permukiman warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun aparat penegak hukum setempat.

M.khotibudin

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *