LEBAK, Lintasbatas.com – Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat (KPM) terus dilakukan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) yang menyasar orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Program tersebut diwujudkan melalui bantuan modal usaha perbibitan kambing sebagai langkah nyata mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Program PPSE merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Sosial dalam meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga miskin dan rentan, termasuk orang tua peserta didik Sekolah Rakyat. Dalam regulasi terbaru, orang tua siswa Sekolah Rakyat menjadi salah satu sasaran prioritas penerima program pemberdayaan ekonomi tersebut.
Bantuan usaha perbibitan kambing diberikan kepada sejumlah KPM yang dinilai memiliki potensi dan kesiapan mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga. Melalui bantuan tersebut, diharapkan para orang tua siswa dapat memiliki sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga.
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Nuryadi Hakim, bersama pemerintah daerah turut melakukan pendampingan dan pengawasan agar bantuan yang diberikan dapat berkembang secara optimal. Selain meningkatkan ekonomi keluarga, program ini juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan terpadu yang terhubung dengan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri terus memperkuat pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Program tersebut ditujukan untuk menciptakan sumber daya manusia unggul sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Melalui bantuan modal usaha perbibitan kambing PPSE, para orang tua siswa di Kecamatan Sobang diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan sosial, tetapi mampu tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri yang produktif dan berdaya saing.
Program pemberdayaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk bangkit secara ekonomi sambil tetap mendukung pendidikan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat.
(Red)


















