Bakauheni,Lampung Selatan – Lintasbatas.com – Dalam rangka melestarikan adat dan budaya leluhur, tradisi Jamasan Keris Pusaka digelar di kediaman Subagio, Dusun Muara Piluk, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada bulan Muharam 1448 Hijriah.
Sabtu ( 20/05/2026 )
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang turut menyaksikan prosesi pembersihan keris dan benda pusaka peninggalan leluhur. Tradisi jamasan merupakan ritual membersihkan dan merawat benda pusaka yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus upaya menjaga warisan budaya Nusantara. Tradisi ini dikenal luas di berbagai daerah dan umumnya dilaksanakan pada bulan Suro atau Muharam sebagai bagian dari pelestarian budaya leluhur.
Prosesi jamasan dilakukan menggunakan air yang telah dicampur bunga-bungaan serta bahan-bahan tradisional lainnya. Selain membersihkan fisik pusaka, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana introspeksi diri dan pengingat akan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur.
Subagio selaku tuan rumah mengatakan bahwa tradisi jamasan keris pusaka telah menjadi bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.
“Kegiatan ini bukan untuk hal-hal yang bersifat mistis, melainkan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta upaya menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman. Kami berharap generasi muda dapat mengenal dan mencintai budaya bangsa sendiri,” ujar Subagio.
Menurutnya, keris dan benda pusaka lainnya merupakan bagian dari sejarah perjalanan para pendahulu yang memiliki nilai seni, budaya, dan filosofi yang tinggi.
Warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain prosesi jamasan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kerukunan masyarakat di bulan Muharam.
Tokoh masyarakat setempat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana mempererat silaturahmi serta menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Dengan terselenggaranya tradisi Jamasan Keris Pusaka Leluhur ini, masyarakat Dusun Muara Piluk menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.
Penulis Nasuki
Beranda
Uncategorized
Jamasan Keris Pusaka Leluhur Digelar di Kediaman Subagio, Warga Muara Piluk Lestarikan Tradisi Muharam
Jamasan Keris Pusaka Leluhur Digelar di Kediaman Subagio, Warga Muara Piluk Lestarikan Tradisi Muharam

Rekomendasi untuk kamu

Merak, Banten – Lintasbatas.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat layanan penyeberangan pada…

LEBAK, BANTEN,Lintasbatas//com — Kondisi jalan lintas Kecamatan Bojongmanik menuju Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan…

Lebak,Lintasbatas//com– Dukung Pembangunan Jalan Lebak, PT Rizki Bangun Beton: Mutu Terjamin, Kontraktor Jangan Abaikan Standar…

LAMPUNG SELATAN – Lintasbatas.com – Aksi balap liar yang meresahkan masyarakat di Jalan Lintas Sumatera,…

Bakauheni, Lampung Selatan– Lintasbatas.com – Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan mewarnai resepsi khitanan Kendy Oktaviary…












