Lebak,Lintasbatas.com– Proyek pembangunan jalan rabat beton di kampung Pamundayan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, menuai sorotan warga.23 Juli 2025
Jalan yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp170 juta itu kini kondisinya rusak parah, padahal belum genap dua tahun selesai dikerjakan.
Menurut keterangan dari beberapa warga yang enggan di sebutkan namanya, jalan rabat beton tersebut dibangun pada tahun lalu dengan panjang sekitar 450 meter.
Namun saat ini, banyak bagian jalan yang sudah retak, pecah, bahkan ada yang mengelupas kelihatan batu kerikil yang menonjol sungguh riskan terjadi kecelakaan, tentunya sangat mengganggu juga dalam aktivitas warga, terutama saat musim hujan.
“Baru satu tahun lebih sudah hancur kayak gini.
Padahal dananya besar, tapi hasilnya kayak asal-asalan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga menduga proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai standar dan spesifikasi teknis.
Diduga kualitas material yang digunakan rendah, serta proses pengecoran yang terkesan terburu-buru serta asal jadi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) terkait dugaan tersebut.
Warga berharap ada audit atau pemeriksaan dari pihak berwenang yaitu dari Inspektorat maupun Tipikor Polres Lebak,agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pembangunan infrastruktur desa sejatinya diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Mengingat pengerjaannya tidak sesuai dengan ketentuan dan pengerjaannya asal-asalan dan diduga mengurangi spek serta anggarannya banyak masuk kantong pribadi ,juga merugikan uang negara yang di himpun dari pajak rakyat.
Saat di konfirmasi kades Mekar Jaya Wahyudin mengatakan kepada awak media betul jalan tersebut barusan di bangun tahun 2023,bahkan banyak PR
(Tim)


















