banner 728x250

Bupati Asri Ludin: Tugas Kita Memakmurkan Masjid

banner 120x600
banner 468x60

Percut Seituan.Lintas.batas.com – Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas menggelar salat Jumat perdana pasca relokasi dari lokasi lama di Komplek Veteran Dusun 8 Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, ke lokasi baru di Dusun XIV Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Jumat (2/1). Pelaksanaan salat Jumat perdana tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah sekitar.

Usai pelaksanaan salat Jumat, BKM Al-Ikhlas juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan makan siang kepada jamaah serta masyarakat sekitar masjid sebagai bentuk kepedulian sosial.

banner 325x300

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deliserdang Drs KH Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib, serta Ketua BKM Al-Ikhlas Ir Surachman.

Dalam khutbah Jumatnya, Ketua MUI Deliserdang Drs KH Kaya Hasibuan mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai sumber kebaikan dalam kehidupan. Ia menegaskan bahwa orang yang memakmurkan masjid akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT.

“Orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga oleh Allah, asalkan dibangun atas dasar takwa dan bukan karena kesombongan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pembinaan umat, serta sarana peningkatan kesejahteraan dan martabat umat Islam. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kehadiran dan kebersamaan dalam berjamaah di masjid.

Sementara itu, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan mengatakan bahwa membangun dan memakmurkan masjid berarti menyiapkan tempat tinggal di akhirat kelak.

“Sudah menjadi tugas kita bersama untuk memakmurkan masjid. Untuk urusan agama, mari kita bersatu. Jika ada masjid yang lebih layak dan mampu menampung lebih banyak jamaah, maka itu yang seharusnya kita manfaatkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa lokasi masjid yang baru telah memiliki legalitas yang jelas karena lahan sudah atas nama BKM Al-Ikhlas.

“Bukan soal kuantitas, tetapi bagaimana masjid ini bisa benar-benar dimakmurkan dan menjadi ladang amal bagi kita semua. Secara legalitas juga sudah tidak ada masalah,” tambahnya.

Ketua BKM Al-Ikhlas Ir Surachman mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya salat Jumat perdana di lokasi baru Masjid Al-Ikhlas. Ia menjelaskan bahwa proses relokasi telah dilakukan sesuai ketentuan dan melalui musyawarah dengan pihak-pihak terkait.

“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat dan semua pihak, salat Jumat perdana dapat terlaksana dengan baik. Di lokasi lama sudah tidak ada lagi jamaah, sehingga relokasi ini menjadi langkah terbaik,” pungkasnya. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *