banner 728x250

Diduga Ada Penimbunan LPG, Harga Melonjak Di Citorek Timur

banner 120x600
banner 468x60

Lebak, Banten Lintasnatas.com : Warga Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut diduga dipicu oleh praktik penimbunan oleh salah satu agen yang disebut-sebut milik oknum berinisial H.U. 29/03/2026..

Kelangkaan ini berdampak langsung pada melonjaknya harga gas LPG bersubsidi di tingkat pengecer. Jika sebelumnya masyarakat bisa mendapatkan LPG 3 kg dengan harga berkisar Rp22.000 hingga Rp23.000, kini harga tersebut meroket hingga mencapai Rp30.000 per tabung di warung kecil.

banner 325x300

“Biasanya kami beli sekitar Rp22 ribu sampai Rp23 ribu, sekarang di warung kecil bisa sampai Rp30 ribu,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga menduga adanya praktik penimbunan di tingkat agen, di mana gas LPG disimpan terlebih dahulu lalu kembali diedarkan dengan harga yang lebih tinggi. Dugaan ini menimbulkan keresahan, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada LPG subsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain dugaan penimbunan, distribusi yang tidak merata juga memperparah situasi. Sejumlah pemilik warung mengaku kesulitan mendapatkan pasokan gas, sehingga terpaksa membeli dari pihak lain dengan harga lebih tinggi.

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat. Pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi juga diminta untuk diperketat agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait maupun agen yang disebut dalam dugaan tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media pun masih mengalami kendala.

Tim

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *