iPekalongan, Lintas.batas.com-Lingkar Kajian Kota Pekalongan telah mencapai prestasi gemilang melalui penelitian yang dilakukan oleh M. Rayhan I’tisham, Direktur SDM Lingkar Kajian Kota Pekalongan. Penelitian ini mengembangkan alat ukur kecerdasan finansial yang revolusioner dan telah mendapatkan pengakuan internasional.
*Penelitian Kecerdasan Finansial*
1. *Tujuan*: Mengembangkan alat ukur kecerdasan finansial yang akurat dan komprehensif.
2. *Metode*: Penelitian ini menggunakan Rasch Model Analysis dan telah dikembangkan melalui kolaborasi dengan University College MAIWP International (UCMI) Malaysia.
3. *Hasil*: Alat ukur ini telah terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan telah dipresentasikan dalam Seminar Nasional dan Pameran Hasil Penelitian Universitas Negeri Malang.
*Dampak Penelitian*
1. *Teoritis*: Penelitian ini menciptakan diskursus baru dalam psikologi dan ekonomi.
2. *Praktis*: Alat ukur ini dapat digunakan oleh peneliti, pendidik keuangan, dan pemangku kebijakan untuk mengidentifikasi sejauh mana seseorang mampu mengelola keuangan secara bijak.
3. *Internasional*: Penelitian ini telah mendapatkan pengakuan internasional dan telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi Scopus Q2 dan Q4.
*Komentar Direktur Eksekutif Lingkar Kajian Kota Pekalongan*
1. *Kebanggaan*: Direktur Eksekutif Lingkar Kajian Kota Pekalongan, M. Haidar Fikri Kurniali, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian rekannya ini.
2. *Pengakuan*: Penelitian ini telah membuktikan bahwa pemuda daerah mampu berkontribusi dalam penelitian berkelas internasional.
3. *Dampak*: Penelitian ini tidak hanya berpengaruh bagi dunia akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat global. (Muflih)


















