Nabire – Papua.Tengah.Lintasbatas.com —
Tanpa rasa lelah, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Werijon, M.Han., CQiNR., CIQaR., melanjutkan rangkaian kunjungan kerja hari kedua di Kabupaten Nabire, Rabu (15/10/2025). Setelah sehari penuh menjalani agenda padat bersama Gubernur Papua Tengah dan Bupati Nabire, Dankodaeral X tetap bersemangat bertatap muka langsung dengan prajurit serta masyarakat pesisir di Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire dan lahan baru Mako Lanal Nabire di Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari agenda pembinaan wilayah dan koordinasi operasional, dengan tujuan meningkatkan semangat juang prajurit, memperkuat kesiapan pangkalan, serta mempererat kemanunggalan antara TNI AL dan masyarakat Papua Tengah.
Rombongan Dankodaeral X Jayapura terdiri atas Kolonel Laut (P) Rizaldi, S.E., M.Tr.Opsla. (Kapok Sahli Kodaeral X), Kolonel Laut (P) Yustus Nasarius Rossi (Asops Kodaeral X), Kolonel Laut (T) Eko Wicahyadi (Aslog Kodaeral X), Letkol Laut (S) Hendra Bastian Lubis, M.Tr.Opsla. (Koorsmin Kodaeral X), dan Serda Mar Aswad (ADC Dankodaeral X).
Setibanya di Mako Lanal Nabire sekitar pukul 09.34 WIT, Dankodaeral X disambut hangat oleh Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, S.H., M.Tr.Opsla., bersama jajaran perwira, bintara, tamtama, serta personel Satgas Marinir. Penyambutan berlangsung khidmat dan penuh semangat, ditandai dengan penghormatan militer dan yel-yel khas prajurit Lanal Nabire.
Dalam arahannya di hadapan seluruh personel, Mayjen TNI (Mar) Werijon menegaskan pentingnya menjaga loyalitas dan semangat pantang menyerah dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
> “Saya hadir di sini bukan sekadar sebagai Komandan, tapi juga sebagai bagian dari kalian. Tetaplah berbuat yang terbaik, jaga kesetiaan, dan tunjukkan bahwa prajurit Lanal Nabire adalah prajurit sejati penjaga Laut Nusantara,” tegas Dankodaeral X yang disambut tepuk tangan meriah para prajurit.
Usai memberikan arahan, Dankodaeral X melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan 75 paket sembako kepada masyarakat Orang Asli Papua (OAP) Kampung Samabusa. Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap warga pesisir serta memperkuat hubungan kekeluargaan antara prajurit dan masyarakat.
Selanjutnya, Dankodaeral X bersama rombongan meninjau lahan baru Mako Lanal Nabire di Jalan Poros Samabusa, yang direncanakan sebagai pusat pengembangan fasilitas operasional dan pertahanan laut di masa mendatang. Di lokasi ini, beliau memberikan arahan strategis terkait penguatan sarana pendukung serta kesiapan personel di wilayah Papua Tengah.
Kegiatan berlanjut dengan ramah tamah dan makan siang bersama di RM Ikan Bakar Samabusa, dihadiri personel Lanal, Satgas Marinir, dan masyarakat sekitar. Suasana penuh keakraban menggambarkan sinergi kuat antara TNI AL dan rakyat pesisir Nabire.
Menjelang akhir kegiatan, sebelum meninggalkan Mako Lanal Nabire, Mayjen TNI (Mar) Werijon berpamitan kepada seluruh prajurit dan warga dengan penuh kehangatan. Ia berpesan agar semangat juang tetap terjaga dan meminta doa agar perjalanan rombongan kembali ke Jayapura, Kamis pagi (16/10/2025), berjalan lancar.
> “Besok pagi kami akan kembali ke Jayapura, doakan perjalanan kami lancar. Dan doa yang sama saya panjatkan untuk kalian semua — para prajurit Lanal Nabire agar selalu sehat, kuat, dan penuh semangat dalam menjalankan tugas menjaga laut dan rakyat di Tanah Papua,” ucap Dankodaeral X disambut haru para prajurit dan warga.
Sementara itu, Komandan Lanal Nabire Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, S.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan rasa bangga atas kunjungan dan perhatian dari pimpinan Kodaeral X.
> “Kami sangat terhormat menerima kunjungan Dankodaeral X. Teladan dan semangat beliau menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berbuat terbaik menjaga laut dan masyarakat Papua Tengah,” ungkap Danlanal Nabire.
Kunjungan kerja Dankodaeral X Jayapura di Nabire selama dua hari ini menjadi simbol kepemimpinan yang inspiratif, menunjukkan dedikasi seorang pemimpin yang selalu hadir di tengah prajurit dan rakyat — menegaskan bahwa laut bukan sekadar batas negara, tetapi medan pengabdian dan cinta untuk Tanah Air.
(Tim)


















