banner 728x250

‎Menggetarkan Hati! Sukirno: Idul Fitri 1447 H Jadi Momen Kembali Suci dan Menguatkan Persaudaraan Warga Bakauheni

banner 120x600
banner 468x60

Lampung Selatan Lintasbatas.com – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Di momen kemenangan ini, Kepala Desa Bakauheni, Sukirno, menyampaikan ucapan yang menyentuh hati seluruh masyarakat.‎ Kamis ( 19/03/2026 )

‎Dengan penuh ketulusan, Sukirno mengajak warga menjadikan Idul Fitri bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan titik balik untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, dan mempererat ikatan persaudaraan yang sempat renggang.

banner 325x300

‎Di hari yang suci ini, saya, Sukirno selaku Kepala Desa Bakauheni, dengan penuh kerendahan hati mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin.”ucapnya

‎Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tapi tentang kembali, kembali kepada hati yang bersih, jiwa yang tenang, dan hubungan yang kembali terjalin dengan penuh keikhlasan. Di tengah segala kesibukan dan perjalanan hidup, mari kita berhenti sejenak, saling memaafkan, saling merangkul, dan menguatkan satu sama lain.

‎Saya percaya, kekuatan desa ini bukan hanya pada pembangunan, tetapi pada persatuan, kepedulian, dan kasih sayang antar sesama. Semoga kebahagiaan Idul Fitri ini hadir di setiap rumah, membawa kedamaian, dan mempererat tali silaturahmi kita semua.

‎Mari kita jadikan momen ini sebagai awal baru, untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih tulus dalam menjalani kehidupan.

‎Karena sejatinya, kemenangan bukan tentang siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang mampu memaafkan dengan hati yang paling ikhlas.” tegas Sukirno

‎Ia menegaskan bahwa Ramadan yang telah dilalui bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menempa kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai itulah yang harus terus hidup setelah gema takbir mereda.

‎Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, Sukirno juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan desa. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci utama untuk membangun Bakauheni yang lebih kuat dan sejahtera.

‎“Jangan biarkan perbedaan memecah kita. Justru di hari kemenangan ini, kita satukan hati, saling memaafkan, dan kembali sebagai saudara,” Imbuhnya

‎Ucapan tersebut pun menjadi pengingat mendalam bahwa Idul Fitri adalah waktu terbaik untuk membuka lembaran baru, meninggalkan segala khilaf, dan menata masa depan dengan hati yang bersih.

‎“Di hari kemenangan ini, tak ada yang lebih mulia selain saling memaafkan—karena dari hati yang bersih, lahir kekuatan besar untuk membangun kebersamaan yang tak tergoyahkan.”pungkasnya

‎( Nasuki)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *