Lebak-Lintasbatas.co– M.E yang merupakan warga citorek, yang juga pimpinan media TIMURNEWS.ID – kabupaten lebak, mengungkapkan perhatian terkait pembangunan sekolah SDN 1 citorek timur, kecamatan cibeber, kabupaten lebak, yang belum lama ini selesai di bangun dengan angaran yang pantastis hingga menghabiskan Rp.8.30.000.000. Ironisnya dalam pelaksanaan pembangunan sekolah tersebut, diduga tidak transfaran sehingga hasil pembangunan tidak semestinya. Pasalnya hanya empat ruangan sekolah dan tidak di bangunkan toilet.
Kamis.11 September 2025

Mestinya toilet sekolah SDN 1 citorek timur harus diprioritaskan karena sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan siswa serta pendidikan karakter. Kebersihan toilet mencegah penyebaran penyakit seperti diare dan infeksi saluran pernapasan, dan dapat meningkatkan konsentrasi serta kehadiran siswa di sekolah. Selain itu, toilet yang bersih mencerminkan standar kebersihan sekolah yang tinggi dan menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Ungkapnya M.E
Ditempat terpisah salah satu warga citorek timur yang enggan di sebutkan namanya, mengungkapkan yang terlibat dalam pembangunan sekolah tersebut. Yakni oknum pelaksana pembangunan Inisal (H.A) yang merupakan warga citorek timur, dan pihak dinas pendidikan Inisal (SR) karena dengan anggaran Rp.8.30.000.000 juta hanya menghasilkan bangunan empat ruangan sekolah tidak disertakan toilet dan pasilitas lainya
Sehingga salah satu guru yang juga enggan di sebutkan namanya, minta di batu di bangunkan toilet sekolahnya. Pada saat itu Inisal (SR) yang merupakan pegawai dinas pendidikan kabupaten lebak, akan memberikan uang Rp.10.000.000 juta rupiah dan Inisial (H.A) akan memberikan juga Rp.1.500.000. Ironisanya Inisal (SR) malah blokir nomor guru. Hingga sampai saat ini belum memenuhi ucapannya. Hal tersebut selain mencoreng dunia pendidikan kabupaten lebak. Menimbulkan dugaan praktek korupsi berjamaah.
Sengga menimbulkan rasa perhatian wali murid terhadap anaknya dikarenakan sekolah SDN 1 citorek timur, tidak ada toilet sejumlah wali murid berinisiatif gotong royong iyuran Rp.30.000 untuk menciptakan anak – anaknya nyaman dalam belajar.Ungkapnya
Lebihlanjut M.E berupaya mengomfirmasi Inisal (SR) melalui via WhatsApp. Untuk memastikan kebenarannya.
Jawab singkat Inisal (SR) melalui sambungan telepon via WhatsApp. Membenarkan akakan memberikan uang untuk pembangunan toilet, Rp.10.000.000 yang sipatnya jakat pak Kadis. Jelasnya
Menanggapi polemik SDN 1 citorek timur M.G selaku LSM di bidang pendidikan. Hal tersebut menghambat kualitas pendidikan, diduga lemahnya pengawasan pihak pemerintah terkat, sehingga berpotensi penyimpangan anggaran. M.G mendesak pihak pemerintah terkait segera mengambil langkah tegas Untuk mengatasinya lakukan audit. dan dibutuhkan koordinasi lintas lembaga, seperti Kementerian PUPR, dinas pendidikan, dan inspektorat, serta penegakan hukum oleh KPK untuk memastikan akuntabilitas dan mencegah praktik korupsi yang merugikan negara. Pungkasnya
(Red)


















