Lintas Batas.com – Nabire–Papua Tengah — Operasi pencarian terhadap Yanti Bau Liku (5), korban kecelakaan truk yang jatuh ke laut di Dermaga Pelabuhan Umum Samabusa, kembali dilanjutkan pada Sabtu (27/12/2025).
Tim SAR gabungan dari Lanal Nabire dan Basarnas Nabire melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian.
Sejak pukul 08.00 WIT, tim memulai kegiatan dengan briefing untuk mematangkan mekanisme kerja, pembagian sektor, serta penekanan keselamatan penyelaman. Pada pukul 08.30 WIT, tim bergerak menggunakan sekoci karet menuju titik jatuhnya truk dan memasang tanda penanda.
Pukul 09.00 WIT, penyelam melakukan pencarian menggunakan perlengkapan scuba di area dermaga. Operasi dihentikan sementara pada pukul 11.30 WIT untuk istirahat dan pengisian ulang tabung oksigen, kemudian dilanjutkan kembali pukul 14.00 WIT dengan fokus penyisiran di luar dermaga pada radius 30–50 meter.
Hingga pukul 16.00 WIT, korban belum ditemukan. Operasi terpaksa dihentikan karena gelombang meningkat dan jarak pandang di dasar laut sangat terbatas.
Pencarian akan kembali dilanjutkan Minggu pagi sebagai rangkaian hari ke-2 operasi SAR.
Catatan lapangan menunjukkan arus di dasar laut sekitar dermaga sangat deras dan tidak menentu, menimbulkan turbulensi di bawah permukaan yang berpotensi menggeser posisi korban dari titik awal kejadian.
Kondisi ini juga menimbulkan sedimen pasir terangkat sehingga dasar laut menjadi gelap dan jarak pandang hanya mencapai 50 CM hal tersebut menyulitkan orientasi penyelam serta proses identifikasi objek.
Tim SAR memastikan operasi akan dilanjutkan secara bertahap dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel serta efektivitas taktik pencarian.


















