Lebak, Banten Lintasbatas.com : Kiprah LSM GMBI kembali menjadi sorotan publik. Organisasi masyarakat yang dikenal aktif dalam pengawasan sosial ini disebut sebagai satu-satunya LSM yang menerima piagam penghargaan dari Direktorat 22 Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN). Penghargaan tersebut dinilai menjadi landasan moral sekaligus penguat legitimasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat. 01/03/2026.
Di Kabupaten Lebak, komitmen itu ditegaskan langsung oleh King Naga, Ketua LSM GMBI Distrik Lebak sekaligus Ketua Dewan Pembina PSI Partai Super Tbk DPD Kabupaten Lebak. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal dan mengawasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya program MBG (Makan Bergizi Gratis), agar berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Menurut King Naga, penghargaan dari BIN bukan sekadar simbol kebanggaan, melainkan amanah untuk terus menjaga integritas lembaga.
“Kami bukan mencari kesalahan. Kami hadir sebagai mitra pemerintah. Piagam penghargaan itu menjadi pengingat bahwa kami punya tanggung jawab moral untuk membantu negara,” tegasnya.
Selain dikenal sebagai lembaga bela negara yang menjalani pendidikan dan pelatihan di Rindam III/Siliwangi, GMBI menilai pengawasan terhadap program strategis nasional merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.
Temuan Pengawasan MBG di Lapangan
Dalam pelaksanaan pengawasan program MBG di wilayah Lebak, GMBI Distrik Lebak mengaku menemukan sejumlah hal yang perlu pembenahan, di antaranya:
Menu makanan yang tidak sesuai spesifikasi atau dinilai kurang layak.
Dugaan pengurangan porsi dari standar yang telah ditetapkan.
Kepala SPPG yang tidak aktif masuk kerja.
Chef atau juru masak yang belum memiliki legalitas.
Fasilitas dapur yang belum memenuhi standar, termasuk IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).
Administrasi yang dinilai belum tertib.
King Naga menegaskan, temuan tersebut bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar program Presiden tidak ternodai oleh kelalaian oknum.
“Kalau ada IPAL yang tidak sesuai, kalau ada tenaga yang tidak memiliki legalitas, itu harus diperbaiki. Jangan sampai program yang mulia ini rusak karena ketidaksiapan teknis,” ujarnya.
Menjaga Citra Program Presiden
Program MBG digagas untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda. GMBI Distrik Lebak menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengawasan yang ketat dan transparan.
“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar. Ini demi menjaga citra program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tambah King Naga.
Dengan pendekatan humanis serta sinergi bersama pemerintah daerah dan aparat terkait, GMBI Distrik Lebak berkomitmen menjadi mitra pengawasan yang konstruktif.
Di tengah tingginya harapan masyarakat terhadap program MBG, kontrol sosial yang objektif dan bertanggung jawab dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Pada akhirnya, keberhasilan program nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Korlip nasional


















