banner 728x250

Perusakan Gunung Baduy Dikecam Aktivis dan Tokoh Banten

banner 120x600
banner 468x60

Lebak, Banten.Lintas.batas.com – Aksi perusakan Gunung Karangbokor yang terletak di Blok Cibokor, Sawarna Bayah, Kabupaten Lebak, menuai kecaman keras dari aktivis lingkungan dan tokoh masyarakat Banten. Gunung yang berada di wilayah sakral dan dijaga oleh suku Baduy itu diduga dirusak oleh oknum pengusaha tambang ilegal.

Dani Saeputra, aktivis Banten yang juga merupakan keturunan suku Baduy, menyampaikan kecaman keras atas aktivitas tambang yang merusak kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa Gunung Karangbokor adalah bagian dari hutan larangan yang dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat adat Baduy.

banner 325x300

“Kelestarian alam adalah harga mati, terutama di hutan larangan yang dijaga leluhur kami. Saya terpanggil memperjuangkan ini karena kerusakan sangat mencemaskan masyarakat Bayah Sawarna,” kata Dani dalam keterangannya, Jumat (13/6).

Kecaman juga datang dari tokoh Banten, Buya Sujana Karis. Ia meminta pemerintah, aparat penegak hukum, dan institusi terkait untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap perusakan tersebut.

“Gunung Karangbokor adalah wilayah suci yang dijaga oleh kasepuhan suku Baduy. Perusakan ini harus jadi perhatian serius semua pihak,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Buya Karis bahkan mendesak Kapolda Banten untuk menangkap para pelaku tambang ilegal dalam waktu 1×24 jam. Ia menilai kerusakan hutan hulayat Baduy sebagai ancaman serius terhadap lingkungan dan kearifan lokal.

Dani juga menyoroti sikap Perhutani yang dinilainya pasif dan tidak tanggap terhadap situasi tersebut. Ia menyebut Gunung Karangbokor berada di bawah pengelolaan Perhutani Bayah Timur, wilayah Panyawungan, Lebak Selatan.

“Perhutani harus segera bergerak. Jangan sampai ketidakpedulian memicu bencana lingkungan besar di Lebak,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Sarkiman, anggota DPRD Lebak dari Fraksi Golkar Komisi III, menyatakan akan segera mengunjungi kantor Perhutani untuk memastikan legalitas aktivitas tambang di wilayah tersebut. Ia juga berencana berkoordinasi dengan Ketua DPRD Lebak guna menjadwalkan inspeksi lapangan dalam waktu dekat.

Perusakan Gunung Karangbokor dinilai bukan sekadar pelanggaran terhadap kelestarian lingkungan, namun juga bentuk pelecehan terhadap warisan budaya dan kearifan lokal suku Baduy yang telah menjaga alam secara lestari selama berabad-abad.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *