Lampung Selatan Lintasbatas. com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membantu kebutuhan gizi siswa di SMP Negeri 1 Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, justru menuai keluhan dari sejumlah siswa dan orang tua wali murid. Pasalnya, pada hari jumat pengiriman makanan yang dijadwalkan untuk para siswa tersebut dinilai terlambat. Jumat ( 13/03/2026)

Beberapa siswa mengaku harus menunggu cukup lama sebelum makanan dibagikan. Bahkan pada hari Jumat, keterlambatan tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas belajar karena waktu pembagian makanan sampai jadwal pulang sekolah.
Salah seorang siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa makanan terkadang baru datang ketika jam pelajaran hampir selesai.
“Kadang datangnya sudah siang, jadi kami menunggu lama. Apalagi hari Jumat, waktunya lebih singkat karena sekolah lebih cepat pulang,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah orang tua wali murid. Mereka berharap distribusi makanan dari program MBG bisa lebih tepat waktu agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa.
Salah seorang wali murid menilai program tersebut sangat baik untuk membantu kebutuhan gizi anak-anak di sekolah. Namun menurutnya, keterlambatan pengiriman perlu segera diperbaiki.
“Program ini sebenarnya sangat bagus untuk anak-anak. Tapi kalau pengirimannya sering terlambat, kasihan anak-anak harus menunggu. Kami berharap ke depan bisa lebih tepat waktu,” ungkapnya.
Para orang tua juga berharap pihak terkait, baik penyedia makanan maupun pihak pengelola program, dapat melakukan evaluasi agar distribusi makanan ke sekolah tidak lagi mengalami keterlambatan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan MBG untuk mencari solusi terbaik agar program yang bertujuan meningkatkan gizi siswa tersebut dapat berjalan lebih optimal dan tepat waktu.
( Nasuki)


















