Lebak,Lintasbatas.com — Di tengah guyuran hujan yang turun tanpa henti, semangat gotong royong warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, tetap menyala. Ribuan warga dari Desa Ciparasi, Desa Majasari, dan Desa Sukamaju yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Swadaya (KSM) SIMASUKMA melaksanakan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari secara swadaya.Sabtu (20/12/2025)
Kegiatan tersebut dipelopori oleh Paguyuban Driver Sobang (PDS) dan melibatkan masyarakat lintas desa yang turun langsung ke lapangan untuk mengangkut material, mengecor jalan, serta bekerja di tengah lumpur dan hujan.
Perwakilan KSM SIMASUKMA menyampaikan bahwa jalan yang diperbaiki merupakan jalan berstatus jalan Kabupaten Lebak, namun pengerjaan yang dilakukan sama sekali tidak bersumber dari APBD maupun bantuan pemerintah. Seluruh kegiatan murni hasil iuran dan swadaya masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan nyata masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Lebak. Kami memahami adanya keterbatasan anggaran, sehingga masyarakat memilih untuk bergerak bersama,” ujar perwakilan KSM di sela kegiatan.
Mayoritas warga yang terlibat diketahui merupakan masyarakat yang pada Pilkada 2024 lalu memberikan dukungan kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lebak. Menurut mereka, gotong royong ini bukan bentuk protes atau sindiran, melainkan wujud keinginan agar pembangunan tetap berjalan dan semangat kebersamaan tetap hidup.
Meski demikian, warga mengakui bahwa perbaikan yang dilakukan masih sangat terbatas. Dengan panjang jalan sekitar 3,5 kilometer, swadaya masyarakat hanya mampu memperbaiki titik-titik kerusakan terparah dan belum dapat menjadikan jalan tersebut layak secara permanen.
Melalui kegiatan ini, KSM SIMASUKMA sekaligus menyampaikan aspirasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak agar pada Tahun Anggaran 2026 mendatang, Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari dapat dialokasikan anggaran untuk betonisasi secara menyeluruh.
“Kami ingin slogan ‘Lebak Ruhay’ benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di pelosok desa. Bukan sekadar slogan, tetapi kenyataan yang bisa kami nikmati sehari-hari,” ungkap perwakilan warga.
Masyarakat berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga ke depan infrastruktur jalan desa dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga secara lebih aman dan layak.
Gotong royong yang dilakukan warga Sobang ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih kuat, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah idealnya berjalan seiring antara pemerintah dan masyarakat.
(Red)


















