banner 728x250

Mis Murib: Program “Puncak Cerdas” Harapan Baru bagi Generasi Papua Tengah

banner 120x600
banner 468x60

LintasBatas.com Puncak Papua Tengah  Penggiat literasi Papua Tengah sekaligus pendiri komunitas Ko’Membaca, Mis Murib, S.Kom., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Program Puncak Cerdas yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Puncak. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil, khususnya di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

Mis Murib bukan hanya aktif di bidang literasi, tetapi juga dikenal sebagai wartawan senior media nasional, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi sekaligus Wartawan Investigasi di salah satu media nasional terkemuka.

banner 325x300

Kunjungi Polsek kedungwuni, Anak-Anak Paud Sejahtera SPS Al Hidayah Kwayangan Diperkenalkan Tugas-Tugas kepolisian

“Program ini sangat bermanfaat bagi generasi muda di Puncak dan Papua Tengah secara umum, terutama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang lebih baik,” ujarnya, Senin (3/6).

Ia menilai bahwa Puncak Cerdas menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat terhadap pendidikan yang selama ini terkendala oleh konflik berkepanjangan, keterbatasan finansial, dan minimnya akses ke fasilitas pendidikan.

Rumah Sakit Columbia Asia Aksara Dikecam Keras Atas Penahanan Pasien Berasuransi Generali

“Banyak orang tua di Puncak merindukan anak-anak mereka kembali ke bangku sekolah. Kehadiran program ini menjadi jawaban dari jeritan hati masyarakat. Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Elvis Tabuni yang telah hadir menjawab keresahan itu,” ungkapnya.

Mis Murib juga mengungkapkan bahwa lebih dari 120 anak telah menerima beasiswa melalui program ini, dan menyebutnya sebagai tonggak penting dalam pembangunan SDM Papua yang lebih berkualitas.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Puncak terus memperluas dan meningkatkan program ini, agar bisa menjangkau lebih banyak anak-anak Papua di daerah-daerah yang selama ini sulit tersentuh layanan pendidikan.

“Program ini bisa menjadi model atau inspirasi bagi kabupaten lain di Papua Tengah dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan dan inklusif,” tutupnya.

(Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *